Jumat, 29 Oktober 2021

Nyeri Punggung Bawah, Perlukah Waspada?

Hai brothaa and sista yang ada diluar sanaaa...gimana nih kabarnya? Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dimasa pandemi ini...

freepik.com

Hari ini kita belajar tentang Nyeri Punggung Bawah yuk, kalau orang jawa bilang mboyok alias encokk hihiii…

Yang sekarang sedang punya penyakit ini pasti sudah hapal sekali ya dengan gejalanya, tapi semoga dengan tambahan ilmu sedikit dari kami, bisa lebih mengetahui cara mewaspadai penyakitnya. Nah nggak usah lama-lama langsung kita mulai ya...

Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) merupakan salah satu gejala yang sering timbul dan umumnya mengganggu bagi seseorang.

freepik.com

Hal ini disebabkan karena banyak hal, seperti : pernah cedera/ trauma yang mengenai punggung bawah, spinal stenosis, ketidakstabilan tulang belakang karena salah posisi saat mengangkat, pembentukan osteofit, dan yang paling sering adalah karena proses degenerasi dari anullus fibrosus yang mengakibatkan elastisitasnya berkurang.

freepik.com

Prevalensi laki-laki lebih sering awal terkena dari pada perempuan, factor pekerjaan sering mengangkat atau membungkuk merupakan factor predisposisi yang tersering memicu kejadian ini, disusul dengan ketidaksengajaan jatuh dalam posisi terduduk atau trauma langsung missal pukulan atau hantaman benda tumpul kearah punggung bawah.

Nah dengan begini, semoga adek-adek diluar sana lebih hati-hati ya jika ingin menjahili teman nya dengan cara mengambil kursinya sehingga menyebabkan dia jatuh terduduk atau terjengkang kebelakang.

Nyeri Punggung bawah yang perlu diwaspadai adalah saat terjadinya perubahan pada diskus intervertebral, sehingga mendorong anuus fibrosus dan nucleus pulposus kea rah belakang menekan saraf yang berjalan sepanjang tulang belakang.

Gejala Klinis yang Khas:

1.   Ischialgia, yaitu nyeri yang bersifat tajam, seperti terbakar, dan berdenyut sampai ke bawah lutut.

2.   Nyeri bersifat spontan, memberat dengan perubahan posisi dari berbaring ke posisi duduk dan membaik lagi bila berbaring

3.   Nyeri bertambah dengan batuk, bersin, mengangkat benda berat, membungkuk akibat bertambahnya tekanan intratekal

4.   Dapat timbul gejala kesemutan atau rasa baal

5.   Pada kasus yang berat dapat timbul kelemahan otot dan hilangnya reflex tendon patella dan achiles

6.   Bila mengenai konus atau cauda ekuina, dapat terjadi gangguan BAB, kencing dan fungsi seksual, nah keadaan ini yang memerlukan tindakan pembedahan untuk mencegah kerusakan fungsi yang permanen.

 

Bila ada dari brotha and sista diluar sana yang memiliki gejala diatas, bias langsung konsultasikan ke dokter spesialis neurologi (saraf) yang ada ditempat tinggal kalian.

URUT DAN PIJAT TIDAK DIREKOMENDASIKAN UNTUK PENANGANAN PADA KASUS INI!

freepik.com

Karena bila telah terjadi robekan pada disk intervertebral, kegiatan pijat dan urut akan memperburuknya.

Untuk mengatasinya bias melakukan hal dibawah ini :

freepik.com

1.   Selalu menjaga postur tubuh tetap lurus saat melakukan kegiatan apapun

2.   Mengambil barang dengan cara berjongkok dan bukan dengan membungkuk

3.   Duduk yang tegak saat bekerja didepan computer atau saat menulis

4.   Menurunkan berat badan sesuai berat ideal berdasarkan tinggi badan kalian

5.   Selalu memberikan alas jika akan duduk diatas lantai yang keras

6.   Melakukan kompres pada daerah yang nyeri akan meringankan gejala

7.   Diperbolehkan minum obat anti nyeri (paracetamol) untuk meredakan gejala


Nah sepertinya cukup sekian dulu ya, semoga bermanfat bagi brothaa and sistaa semua...See you soon ya guys when i see you next time, Bye guys! stay Beauty, Young and Wild yha!

Sumber: Buku Neurologi Untuk Dokter Umum, Bagian Neurologi UNS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar