Minggu, 30 Mei 2021

Kebangkitan Dunia Literasi di Era Digital

 

freepik.com

Moms, sudah sering kita mendengar betapa rendah minat baca masyarakat Indonesia. Penelitian internasional bahkan menyebutkan bahwa tingkat literasi Indonesia berada di rangking 62 dari 70 negara. Benarkah tingkat literasi kita serendah itu? Lalu apa kabar dengan kebangkitan dunia literasi di era digital? Maju pesat atau malah jauh tertinggal?

Sebelum melangkah labih jauh, ada baiknya kita mengetahui dulu apa yang dimaksud dengan literasi.

Pengertian Literasi

Menurut Elizabeth Sulzby (1986), literasi ialah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Singkatnya, literasi adalah kemampuan menulis dan membaca.

National Institute for Literacy, mendefinisikan literasi sebagai “kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat.” Definisi ini memaknai literasi dari perspektif yang lebih kontekstual. Dari definisi ini terkandung makna bahwa definisi literasi tergantung pada keterampilan yang dibutuhkan dalam lingkungan tertentu.

Education Development Center (EDC) menyatakan bahwa literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Namun lebih dari itu, literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya.

freepik.com

Jenis-Jenis Literasi

Literasi tidak hanya mencakup kemampuan baca dan tulis, literasi mencakup banyak aspek yaitu:

1. Literasi Dasar

Adalah kemampuan dasar dalam membaca, menulis, mendengarkan dan berhitung.

2. Literasi Perpustakaan

Adalah kemampuan untuk memahami dan membedakan karya tulis berbentuk fiksi dan non-fiksi, memahami cara menggunakan katalog dan indeks, serta kemampuan memahami informasi ketika membuat suatu karya tulis dan penelitian.

3. Literasi Media

Yaitu kemampuan untuk tahu, memahami, dan membedakan berbagai bentuk media (media elektronik, media cetak, dll) dan memahami cara penggunaan setiap media tersebut.

4. Literasi Teknologi

Yaitu kemampuan untuk tahu dan paham tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknologi, paham cara memakai internet, dan etika bermedia sosial.

5. Literasi Visual

Yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang berbentuk gambar atau visual.

freepik.com

Penelitian Yang Bias

Sebenarnya penelitian yang menilai tingkat literasi negara, dimana menempatkan Indonesia di rangking 62 dari 70 negara, bersifat bias. Karena penelitian tersebut hanya dibuat berdasar empat indikator: yakni jumlah perpustakaan, surat kabar, pendidikan, dan ketersediaan komputer.

Ini berarti bahwa gaya membaca dengan media teknologi tidak masuk dalam penghitungan penelitian tersebut.  

Padahal, hadirnya teknologi telah mengubah gaya hidup masyarakat. Ada banyak media lain untuk mengakses informasi. Contohnya adalah buku digital, aneka ragam website, media sosial, aplikasi-aplikasi baca, dan lain-lain.

freepik.com


Semua Anak Suka Membaca

Banyak penyebab kenapa anak-anak tidak membaca buku. Pertama, sulitnya akses ke buku. Tidak semua anak bisa membaca buku dengan bebas. Bahkan untuk perpustakaan umum yang gratis, anak-anak yang tidak punya alat transportasi tetap tidak bisa mendatangi perpustakaan.

Kedua, jenis buku yang bermutu. Saat anak disodori buku yang sesuai, maka mereka akan membaca dengan senang hati.

Saat ini, sebagian besar sumber informasi konvensional (perpustakaan) belum bisa memenuhi dan memberi kepuasan bagi peserta didik untuk mendapatkan informasi dan sumber pengetahuan sebagai referensi pembelajaran di kelas. Jumlah buku-buku konvensional belum tersedia secara memadai, dan bahkan terkadang membosankan bagi sebagian peserta didik.

freepik.com


E-library Adalah Solusi

Salah satu aplikasi positif dunia internet yang banyak dikenal masyarakat adalah e-library. E-library merupakan kolaborasi terbaru antara perpustakaan dengan teknologi informasi. Banyak sekali yang bisa di dapatkan dalam pemanfaatan aplikasi tersebut.

Hampir semua perpustakaan mempunyai layanan digital yang sangat mudah diakses. Mudah mendaftarnya dan tentu saja tidak berbayar.

freepik.com

Moms, di era yang serba canggih ini, kemudahan akan akses informasi sangat terjangkau. Kita bisa mengambil manfaat sebanyak-banyaknya. Khususnya dalam mengembangkan dan menguatkan budaya literasi melalui berbagai media online, yang bisa di akses oleh semua orang tanpa terkecuali. Kebangkitan dunia literasi di era digital benar-benar sedang kita nikmati. Mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Stay Beauty, Young and Wild!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar